Gimana Cara Memilih Kontraktor Yang Bagus?

Barangkali menggunakan saham kontraktor ialah pilihan yang tepat dalam pelaksanaan pembangunan rumah kita, tetapi beserta catatan kita menggunakan ladenan kontraktor yang baik. Hari ini yang memerankan pertanyaan adalah bagaimana cara kita untuk memilih pemborong yang elok dari banyaknya pilihan yang ada?



Dalam menjawab teka-teki ini kalian akan tahu beberapa sisi yang perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih pemborong, antara unik:



1. Kontraktor dengan legalitas yang jelas. Pilihlah kontraktor yang jelas badan usahanya, memiliki kantor, izin bisnis yang tetap berlaku, bersama memiliki nama baik yang indah. Hal berikut penting untuk menghindari terjadinya masalah dalam kemudian hari, karena kontraktor dengan badan usaha yang jelas cenderung akan tetap menjaga pembawaan dan reputasinya.

2. Kontraktor dengan kinerja pekerjaan yang baik dan berpengalaman. Poin pekerjaan yang baik dapat dilihat di dalam hasil komitmen kontraktor itu pada proyek-proyek sebelumnya. Kecuali itu member bisa lihat dari daftar pengalaman pemborong tersebut apakah sudah penuh mengerjakan proyek-proyek bangunan yang sejenis dengan bangunan kita.

3. Kontraktor yang mendapat rekomendasi atas pengguna usaha sebelumnya. Ini juga penting untuk dipertimbangkan, kalau pemborong mendapat saran dari pengguna jasa sebelumnya, apalagi kalau kita mengerti dengan pengguna jasanya kita bisa memperoleh informasi yang akurat mengenai hasil telatah dan peranan kontraktor tersebut.

4. Kontraktor dengan tenaga kerja yang terampil serta berpengalaman. Hal ini krusial untuk menyandarkan hasil pekerjaannya berkualitas cantik.

5. Pemborong dengan harga yang lazim. Jangan memilih kontraktor beserta harga yang sangat mahal, tetapi hindari juga kontraktor yang menawarkan harga borongan yang sangat murah olehkarena itu bisa jadi mereka salah di dalam perhitungan dan nantinya hendak mengorbankan poin atau parahnya mereka mau menghentikan pekerjaan jika mengalami kerugian. Pilihlah kontraktor yang memberikan harga borongan yang wajar. Setiap usaha jelas menginginkan margin, 10% yaitu keuntungan yang wajar bagi kontraktor.

6. Kontraktor yang bertanggung jawab dan memberikan garansi. Apakah kontraktor tersebut berani memberikan taruhan hasil pekerjaannya jika suatu saat setelah terjadi kerusakan bagian pondok contohnya menyerupai atap yang bocor. Apakah kontraktor mereka bertanggung jawab & cepat teliti terhadap keluhan pelanggannya? Dengan riil hal Arsitek jogja ini mampu diketahui atas pengguna saham sebelumnya / jika kita mengenal elok kontraktor itu.

Demikian beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kontraktor yang baik dalam pembangunan graha kita.